Sabtu, 04 April 2020

5 kebiasaan orang menyembunyikan depresi


Tidak semua orang yang tampak depresi sedih atau terisolasi dari masyarakat. Terkadang banyak tawa dan kebaikan adalah tanda bahwa mereka menyembunyikan depresi mereka.
Ini berarti bahwa pasien dengan depresi tersembunyi tidak menunjukkan gejala khas depresi dan menyembunyikannya di belakang karakteristik lain. Faktanya, mereka yang mengabaikan situasi ini adalah mereka yang mengalami depresi tersembunyi. Dengan melakukan ini, mereka menyingkirkan rasa sakit mereka.
5 kebiasaan orang menyembunyikan depresi

Tindakan yang mengikat atau menyembunyikan gejala depresi biasanya tidak sadar atau tidak sadar. Itu tidak dimaksudkan untuk berpura-pura tidak merasakan sesuatu. Menyembunyikan adalah cara untuk melindungi diri dari rasa sakit yang tampaknya sulit mereka tangani.

Tidak pernah baik untuk menyembunyikan masalah Anda dari diri sendiri dan orang lain. Sebaliknya, ini dapat memperburuk keadaan. Berikut adalah lima tanda orang menyembunyikan depresi.
1. Orang yang menyembunyikan depresi sangat mudah bergaul

Orang dengan depresi tersembunyi benci sendirian. Tanpa orang di sekitar mereka, mereka dapat dengan mudah merasakan emosi dan kesedihan yang hebat.

Inilah mengapa mereka mudah bergaul. Mereka selalu mencari komposisi pertemuan sosial. Dan jika mereka tidak berhasil, mereka hanya menghubungi kerabat, teman, dan kolega. Mereka tidak ingin sendirian karena mereka berpikir untuk sendirian.
2. Terlalu menekankan kebahagiaan mereka

Tindakan berlebihan ini adalah upaya untuk menghargai kenyataan bahwa itu terasa mengerikan. Orang dengan depresi tersembunyi cenderung membual tentang kebahagiaan mereka. Ketika ditanya apa yang mereka lakukan, mereka akan menambahkan kata 'sangat' atau 'sangat baik' alih-alih hanya mengatakan bahwa mereka baik-baik saja.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini adalah hadiah dari ketidaksadaran mereka. Selain itu, ini adalah upaya untuk meyakinkan diri mereka sendiri dan orang lain bahwa mereka melakukan "dengan sangat baik". Ini adalah kamuflase untuk menghilangkan ketidaknyamanan mereka dan tindakan untuk menjaga kecemasan mereka.
3. Bicara berulang kali tentang masa lalu

Masa lalu memainkan peran utama dalam semua depresi, bukan hanya depresi tersembunyi. Inilah mengapa orang dengan depresi tersembunyi banyak berbicara tentang masa lalu. Saya berbicara tentang masalah ini seperti lelucon, tetapi masalah untuk mengatakannya sering.

Tidak hanya meninggalkan masa lalu sebagai masa lalu berarti mereka memiliki masalah yang belum terpecahkan. Tidak masalah apakah masa lalu itu positif atau negatif. Masalahnya adalah untuk mengingatkan dan menceritakan pengalaman mereka yang berulang. Mereka tidak terikat kuat di masa lalu.
4. Makan gangguan orang yang menyembunyikan depresi

Gangguan ini berarti selalu ada ketidaknyamanan emosional, terutama jika itu tidak sementara dan selera Anda berubah semakin banyak. Kebiasaan ini adalah makan lebih sedikit, makan lebih banyak, atau tanpa pandang bulu dari biasanya.

Kadang-kadang, orang dengan depresi tersembunyi tidak berhenti makan atau makan lebih banyak, tetapi sebaliknya menunjukkan keengganan terhadap makanan tertentu atau memiliki masalah pencernaan yang sering terjadi. Orang dengan depresi tersembunyi mungkin juga terobsesi dengan makanan tertentu atau cara makan tertentu.
5. Saya tidak bisa tidur nyenyak

Seperti makan, penderita depresi tersembunyi memiliki sejumlah kebiasaan tidur yang tidak biasa. Biasanya, mereka tidak cukup tidur atau terlalu banyak tidur.

Terkadang nokturnal, sulit mempertahankan postur horizontal saat tidur, atau bermimpi sesekali.

Sinyal-sinyal ini juga harus dipertimbangkan dengan cermat. Depresi lebih dari sekadar menyamarkan kesedihan dan ketidakadilan. Karena itu, ini adalah masalah yang harus dilihat oleh para ahli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

eliwawa

TRENDING TOPIK MILENIAL DAN GEN Z KABUR PINDAH KE LUAR NEGERI UNTUK KEHIDUPAN FINANSIAL YANG JAUH LEBIH BAIK DIBANDING TINGGAL DI INDONESIA

Bagi kaum milenial dan gen z saat ini, untuk hidup dan menetap di Indonesia mereka merasa sangat kesulitan dari segi perekonomian maupun d...